Simpan Dana Hibah di Bank Umum, KPU - Bawaslu Terima Bonus Mobil - Abdinews.com

728x90 AdSpace

Trending
Selasa, 14 Agustus 2018

Simpan Dana Hibah di Bank Umum, KPU - Bawaslu Terima Bonus Mobil

Bandarlampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu Provinsi Lampung mendapatkan bonus dua unit mobil operasional selama pilgub Lampung 2018. Bonus tersebut didapat setelah keduanya menyimpan dana hibah Pemprov Lampung di bank umum, melainkan bukan di bank daerah. Yakni, KPU Lampung menyimpan dana di Bank Mandiri dan Bawaslu Lampung menyimpan anggarannya di Bank BRI.

Dari penyimpanan anggaran tersebut, KPU Lampung mendapat “bonus” berupa dua unit kendaraan roda empat yang menjadi aset KPU RI. Sedangkan Bawaslu juga mendapat “benefit” berupa dua kendaraan roda empat dengan status pinjam pakai dan sebuah brankas tempat menyimpan uang.

Hal tersebut terungkap dalam rapat dengar pendapat (hearing) anatara pansus money politik DPRD Lampung dengan penyelenggara Pemilu, KPU dan Bawaslu Lampung serta Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Lampung di ruang rapat besar komisi DPRD Lampung, Selasa (14/8).

Menanggapi hal tersebut, Baik KPU dan Bawaslu menyangkal, jika “bonus” tersebut yang membuat kedua penyelenggara pemilu itu menyimpan dana Pilgub di luar bank daerah.

Nanang menegaskan, bonus kendaraan tersebut merupakan bentuk komitmen pihak bank dalam rangka mendukung suksesnya pelaksanaan Pilgub Lampung 2018.

“Kendaraan itu juga tidak menjadi kendaraan pribadi tetapi aset negara dalam hal ini KPU RI. Jadi untuk operasional juga,” tegas Nanang.

Terkait penyimpanan di Bank Mandiri, Nanang mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dan mendapat izin dari Gubernur Lampung.

“Untuk penyimpanan anggaran kami sudah sesuai izin gubernur, sekjen KPU RI dan konsultasi dengan KPK.
Dan kami memilih Mandiri juga karena jaringannya sampai ke daerah,” jelasnya.

Senada, Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah menegaskan, jika sejak menyimpan dana di Bank BRI dari 2012 lalu, tidak pernah ada bonus apa-apa yang diberikan oleh pihak bank.

“Lagipula, kami tidak pernah ada pembicaraan dengan pihak bank. Selain itu juga penyimpanan dana di Bank BRI itu juga sudah dari Bawaslu RI. Jadi bukan kami yang menentukan,” terang Khoir

Khoir - sapaan akrabnya - juga menjelaskan, jika pemilihan Bank BRI sebagai tempat menyimpan dana sudah sejak 2012.

“Pada saat MoU nota hibah kami juga sudah sertakan nomor rekening itu (Bank BRI),” jelas Khoir.

Sementara itu, Ketua pansus money politik DPRD Lampung, Mingrum Gumay mengatakan, dirinya berharap baik KPU dan Bawaslu Lampung untuk dapat melaporkan penerimaan bonus tersebut kepada lembaga pembendaharaan negara, atau KPK. Karena, masih kata dia, jika hal tersebut tidak dilakukan maka penerimaan tersebut bisa dikategorikan gratifikasi.

"Jadi ini harus dicermati oleh mereka. Karena tadi disampaikan ini tidak dilaporkan, jika begitu ini bisa dibilang gratifikasi. Makanya kita harap ini segera dilaporkan, " jelasnya. (Cah).


Simpan Dana Hibah di Bank Umum, KPU - Bawaslu Terima Bonus Mobil Reviewed by abdinews com on Agustus 14, 2018 Rating: 5 Bandarlampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu Provinsi Lampung mendapatkan bonus dua unit mobil operasional selama pilgub Lampung ...

Tidak ada komentar: