Pansus Minta Bantuan KPK Usut Dana Kampanye Arinal - Nunik - Abdinews.com

728x90 AdSpace

Trending
Minggu, 12 Agustus 2018

Pansus Minta Bantuan KPK Usut Dana Kampanye Arinal - Nunik

Bandarlampung - Pansus money politik DPRD Lampung dipastikan tetap terus berlanjut. Meskipun, pasangan calon (paslon) Arinal - Nunik telah ditetapkan sebagai pasangan gubernur dan wakil gubernur Lampung  oleh KPU kemarin. Bahkan, pansus inisiatif bentukan DPRD Lampung itu akan meminta bantuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut dana kampanye paslon Arinal - Nunik.

Anggota pansus money politik DPRD Lampung, Watoni Noerdin mengungkapkan, pihaknya saat ini tengah mempertimbangkan untuk meminta KPK mengaudit dana kampanye Arinal - Nunik. Namun, Ketua Fraksi PDIP DPRD Lampung ini mengatakan hal tersebut bisa saja dimungkinkan.

"Kita belum sampai sejauh kesana. Tapi,  kita sedang mengagendakan hal itu. Karena saat ini kita sedang menyelesaikan kesimpulan dari konfirmasi-komfirmasi pihak-pihak terkait yang telah kita panggil, " ujarnya via ponsel, Minggu (12/8).

Anggota Komisi IV DPRD Lampung ini juga menyampaikan, pansus money politik tetap menghormati atas keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.
Namun, kata dia, pansus masih menunggu proses yang masih harus diselesaikan.

“Kalau ternyata oleh KPK melihat ada permasalahan dalam auditnya, ya itu nanti bisa menjadi rekomendasi ke penyelenggara pemilu. Karena mereka lah yang bisa memutuskan, " ungkapnya.

Terkait opsi pemanggilan paksa terhadap pihak yang diduga kuat menjadi dalang penyaluran dana dalam praktek money politics yakni Vice President PT SGC, Purwanti Lee kemungkinan tak diperlukan lagi, dan diputuskan bahwa apa yang telah beredar tentang money politics Arinal-Nunik di berbagai media adalah benar.

Sebab kata Watoni, pihak lain yang terlibat dalam hal tersebut seperti Anggota DPRD Bandar Lampung Barlian Mansyur tak pernah memberikan keterangan, sanggahan, atau gugatan terhadap pemberitaan money politics yang juga melibatkan dirinya.

“Kita kan membuka ruang kepada mereka (Purwanti Lee dan Barlian Mansyur) untuk mengklarifikasi terkait pemberitaan yang beredar di media sejauh ini, karena apa yang diberitakan itu menjadi hak publik, kalau gak di sanggahkan, tak digugat berarti dianggap benar bahwa mereka sebagai penyandang dana dan penggerak money politics, maka resiko ada pada mereka,” pungkasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, tim pansus juga kembali mengagendakan dengar pendapat (hearing) kepada KPU Provinsi Lampung dan Bawaslu Provinsi Lampung pada Selasa (14/8) mendatang, setelah dalam undangan sebelumnya mereka berhalangan hadir.

"Dalam rencana pertemuannya kali ini, pansus akan menanyakan pada keduanya tentang mekanisme dan sistem yang sudah dijalankan selama ini oleh KPU dan Bawaslu apakah sudah berjalan sebagaimana mestinya atau tidak, antisipasi ketika terjadinya pelanggaran, serta pertanggungjawaban anggaran APBD Provinsi Lampung yang dihibahkan kepada mereka, " tukasnya. (Cah).


Pansus Minta Bantuan KPK Usut Dana Kampanye Arinal - Nunik Reviewed by abdinews com on Agustus 12, 2018 Rating: 5 Bandarlampung - Pansus money politik DPRD Lampung dipastikan tetap terus berlanjut. Meskipun, pasangan calon (paslon) Arinal - Nunik telah d...

Tidak ada komentar: