Disanksi DKPP, Nanang Kooperatif - Abdinews.com

728x90 AdSpace

Trending
Rabu, 08 Agustus 2018

Disanksi DKPP, Nanang Kooperatif

Bandarlampung - Ketua KPU Lampung, Nanang Trenggono menghormati penuh keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dengan memberikan sanksi peringatan kepadanya.

Menurutnya, sanksi tersebut menjadi pembelajaran untuk perbaikan kedepannya.

"Iya saya terima dengan tertib. Karena untuk perbaikan ke depan, " ujarnya via WhatsApp, Kamis (9/8).

Disampaikannya, Secara lengkap dalam pertimbangan dan putusan DKPP bahwa pembentukan Dewan Etik Lembaga Survei Rakata Institut diapresiasi oleh DKPP.

"Namun dalam proses pembentukannya harus disertai juknis/pedoman teknis agar memenuhi kepastian hukum, karena tidak disertakan secara detail dalam SK penetapan Dewan Etik, maka diberi sanksi peringatan, " sambungnya.

Untuk itu, kata dia, mulai saat ini pembentukan Dewan Etik Lembaga Survei adalah positif namun harus disertai administrasi hukum atau juknis yang detail untuk memenuhi azas kepastian hukum.

Karena Pilkada Serentak, maka idealnya Pedoman Teknis/Juknis dibuat KPU-RI sebagai payung hukum seluruh Indonesia, " tukasnya.

Diketahui, DKPP memutuskan memberikan sanksi peringatan kepada Ketua KPU Provinsi Lampung, Nanang Trenggono terkait pengaduan yang diajukan oleh Direktur Rakata Institute, Eko Kuswanto.

Adapun putusan tersebut dibacakan oleh Ketua Majelis, Muhammad yang didampingi anggota majelis, Teguh Prasetyo, Ida Budhiati, dan Alfitra Salam dalam sidang yang digelar di Gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (8/8).

Dalam sidang pembacaan putusan tersebut, DKPP memutuskan empat poin putusan yang dijatuhkan kepada Ketua KPU Provinsi Lampung, Nanang Trenggono sebagai teradu.

"Memutuskan, mengabulkan pengaduan pengadu untuk sebagian. Kedua, menjatuhkan sangsi peringatan kepada teradu Nanang Trenggono sebagai Ketua merangkap anggota KPU Provinsi Lampung terhitung dibacakannya putusan ini," kata Ketua Majelis sidang DKPP, Muhammad di Jakarta, Rabu (8/8).

Selain itu, DKPP pun memerintahkan kepada Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia untuk melaksanakan putusan ini paling lama 7 hari sejak dibacakan.

Tak hanya itu, dalam putusan perkara bernomor 117/DKPP-PKE-VII/2018 tersebut, DKPP pun memerintahkan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk mengawasi pelaksanaan putusan ini. (Cah).

Disanksi DKPP, Nanang Kooperatif Reviewed by abdinews com on Agustus 08, 2018 Rating: 5 Bandarlampung - Ketua KPU Lampung, Nanang Trenggono menghormati penuh keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dengan memberik...

Tidak ada komentar: