Tiga Pensiun, 3 Lompat Parpol, Sembilan Incar Kursi Senayan - Abdinews.com

728x90 AdSpace

Trending
Selasa, 17 Juli 2018

Tiga Pensiun, 3 Lompat Parpol, Sembilan Incar Kursi Senayan

BANDARLAMPUNG- Duabelas anggota DPRD Lampung memutuskan untuk melepas kursi jabatannya di DPRD Provinsi Lampung. Mereka bulat menanggalkan kursinya karena ingin masuk senayan, tapi juga ada memutuskan untuk pensiun dari dunia politik. Sedangkan 74 lainnya siap tarung di Pileg April 2019 untuk mempertahankan kursinya. Menariknya, juga ada tiga aleg yang pindah parpol.  

Penulusuran Koran Editor, terdapat sembilan aleg DPRD Provinsi Lampung yang maju ke senayan dan tiga aleg yang tidak maju memilih untuk besarkan partai. Sembilan orang itu adalah Komang Koheri, Dedi Afrizal, Bambang Suryadi, Eva Dwiana Herman HN (PDIP), Riza Mihardi (Golkar), Hidir Ibrahim (PKB), Imer Darius (Demokrat), Hantoni Hasan (PKS), Agus Bhakti Nugroho (PAN). Sementara dua orang yang pensiun adalah Syafariah Widianti (PDIP), Mozez Herman (Demokrat) dan Hartato Lohjaya (Demokrat).

Wakil Ketua DPD PDIP Lampung Bidang Polhukam, Watoni Noerdin mengatakan ada beberapa anggota Fraksi PDIP DPRD Lampung yang tidak mencalonkan lagi di tingkat provinsi.

Dikatakannya, mereka ada yang maju ke tingkat nasional dan ada yang memutuskan untuk tidak mencalonkan kembali menjadi anggota legislatif. "Ada empat yang maju RI, ada Komang Koheri, Bambang Suryadi, Dedi Afrizal, dan Bunda Eva. Mereka maju RI. Lalu yang nggak maju lagi itu Atu Ayi (Syafariah Widianti, red)," terangnya, kemarin.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Lampung itu mengapresiasi atas putusan koleganya yang maju ke tingkat pusat. "Kita sangat apresiasi, dan ini justru menambah optimisme kita untuk menambah perwakilan kita dari Lampung di DPR RI dari jumlah sebelumnya," kata dia.

Untuk Pileg 2019 ini, Anggota Komisi IV DPRD Lampung ini optimis bisa mempertahankan kursi pimpinan DPRD Lampung. "Target kita minimal bisa mempertahankan kursi yang ada dan mempertahankan kursi pimpinan di DPRD Provinsi Lampung ini," pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPW PAN Lampung Agus Bakti Nugroho mantap mendaftarkan diri sebagai caleg DPR RI. Dia maju dari Dapil Lampung 1 yang terdiri dari Lamsel, Bandar Lampung, Pesawaran, Prengsewu, Tanggamus, Pesibar, Lambar dan Metro.

Dia mengaku mendapatkan perintah dari jajaran pimpinan PAN untuk maju ke panggung politik nasional. "Perintah ketum dan perintah ketua DPW,” kata dia.

Karena merupakan perintah partai, dia pun siap nyaleg DPR RI. ”Kalau sudah perintah, saya maju. Bahkan kalau diperintah tidak usah maju caleg, saya tidak akan maju. Saya Sami’na Wa Atho’na (kami mendengar dan kami taat, red) terhadap partai,” tegasnya.

Konstelasi Pilgub Lampung yang telah usai tampaknya membawa dampak dalam pencalonan caleg di Pileg 2019 mendatang. Hal tersebut terlihat dari banyaknya politisi yang pindah partai guna kepentingannya dalam mempertahankan kursinya di DPRD Lampung.

Penulusuran Koran Editor, terdapat tiga anggota DPRD Lampung yang saat ini maju kembali di Pileg 2019, memutuskan mencalonkan dari partai lain. Adalah Midi Ismanto dan Khaidir Bujung (anggota Fraksi PKB DPRD Lampung) serta Yozi Rizal (anggota DPRD Lampung dari Hanura. Ketiganya tercatat maju kembali dari Partai Demokrat Lampung.

Midi Ismanto mengatakan, keputusannya mencalonkan dari Partai Demokrat dikarenakan ada kecocokan dengan partai Bintang mercy ini.

"Kenapa Demokrat, karena saya merasa ada chemistry. Lalu dengan Mas Ridho selaku ketua partai saya juga dekat, apalagi kita sama-sama alumni Lemhanas, " akunya, Selasa (17/7).

Selain itu, kata dia, Partai Demokrat juga banyak tokoh-tokoh dari Nahdlatul Ulama (NU). "Saya kan NU, di Demokrat juga banyak tokoh NU, dan saya sudah ngobrol dengan teman-teman di Demokrat, makanya saya pilih untuk maju lewat Demokrat, " terang dia.

Anggota Komisi IV DPRD Lampung itu mengaku dirinya adalah korban dari Pilgub Lampung. Dimana, kata dia, adanya perbedaan dukungan antara dirinya dengan partai yang dinaungi sebelumnya, PKB.

"Sebenarnya saya ini korban Pilgub. Karena saya berbeda dukungan dengan partai. Dimana partai mendukung Arinal, tapi saya mendukung Mustafa, " jelasnya.

Sementara itu, Yozi Rizal mengaku dirinya mencalonkan diri kembali di Pileg 2019 karena dicalonkan Partai Demokrat.

"untuk pemilu 2019, saya hanya dicalonkan oleh Demokrat. jadi ndak benar kalau saya ada perpindahan dari caleg partai lain ke partai demokrat, " tandasnya.

Terpisah, Wakil Direktur Eksekutif DPD Partai Demokrat Lampung, Toni Mahasan membenarkan terkait tiga incumbent caleg DPRD Lampung mencalonkan diri lewat Demokrat.

"Iya benar, dan ada satu lagi mantan Ketua DPC PKB Waykanan yang juga suami wakil bupati pesisir barat masuk ke Demokrat dan nyalon DPRD Lampung dari Demokrat, " jelasnya. (Cah).


Tiga Pensiun, 3 Lompat Parpol, Sembilan Incar Kursi Senayan Reviewed by abdinews com on Juli 17, 2018 Rating: 5 BANDARLAMPUNG - Duabelas anggota DPRD Lampung memutuskan untuk melepas kursi jabatannya di DPRD Provinsi Lampung. M ereka bulat menanggalkan...

Tidak ada komentar: