Kesbangpol Tuding Kinerja KPU-Bawaslu Bikin Anjlok Indeks Penanganan Konflik - Abdinews.com

728x90 AdSpace

Trending
Kamis, 19 Juli 2018

Kesbangpol Tuding Kinerja KPU-Bawaslu Bikin Anjlok Indeks Penanganan Konflik

BANDARLAMPUNG – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Lampung Kolonel (pur) Irwan Sihar Marpaung merasa prihatin terhadap indikasi politik uang pada Pilgub 27 Juni 2018. Hal itu membuatnya kesal karena akibat kinerja penyelenggara pilkada KPU dan Bawaslu yang tak mampu bertindak tegas mengakibatkan demokrasi di Bumi Ruwa Jurai tercoreng.

“Hal ini berdampak pada penurunan peringkat indeks penanganan konflik di Bumi Ruwa Jurai menjadi urutan III. Muak saya dengan kinerja penyelenggara pilkada. Omongannya tidak sesuai dengan perbuatannya. Saya terenyuh. Kita jangan mengelabui dan membohongi diri sendiri tentang apa yang terjadi,” kata Irwan Sihar Marpaung, saat hearing bersama Pansus politik uang DPRD Lampung, Rabu (18/7).

Dia mengaku, penurunan indeks itu sangat berdampak dengan dirinya selaku Kaban Kesbangpol yang menjaga penanganan konflik sosial. ”Jadi wasit di Pilgub itu harus tegas memutuskan,” tandasnya.

Selain itu, ia mempertanyakan kinerja KPU dan Bawaslu dengan anggaran yang mencapai ratusan miliar, akan tetapi tidak mampu menangkap pelaku politik uang. Bahkan mantan Dandrem 043 Gatam Lampung itu merasa kecewa atas sikap lembaga penyelenggara pemilu yang tidak bisa menindaklanjuti laporan dugaan politik uang yang dikabarkan hilangnya pelapor.

“Anggarannya gak kira-kira. Apa kerjaannya? Habis uang negara ini. Masa tidak bisa menangkap pelaku politik uang tersebut?” ujarnya.

Dia menjelaskan, bedasarkan kajian yang dilakukan oleh tim Kesbangpol, fakta di lapangan money politics menimbulkan gejolak. “Selama tiga tahun terakhir, Lampung menjadi juara dalam penanganan konflik social, politik, dan budaya Nasional. Tapi, pasca pilgub, langsung anjlok ke peringkat ketiga,” ujarnya.

Sambil menunjukkan kaos yang dipakainya saat deklarasi pilkada damai bersama para paslon kepada pansus politik uang DPRD Lampung Irwan Sihar Marpaung berulang kali menyatakan keprihatinannya.

”Pada saat itu, saya bangga melihat semangat para paslon berkomitmen untuk menciptakan pilkada damai. Namun, kenyataannya, pilkada jadi polemik berkepanjangan seperti ini, prihatin,” kata dia.

Irwan mengutip pernyataan pansus dan tim ahlinya, Eddy Rifai dan Ari Damastuti. “Habis uang negara, pengaduan dimana-mana, video yang viral kok gak ada action Bawaslu Lampung,” ujarnya.

Di lain sisi, Saksi Ahli Eddy Rifai menilai persoalan dugaan politik uang di 15 kabupaten/kota se-Lampung memiliki pola penyelesaian masalah yang sama dengan hilangnya pelapor. Sehingga menyebabkan tidak cukup bukti untuk meneruskan laporan di Panwas tersebut, meski memiliki saksi dan bukti uang.

Dengan hilangnya pelapor, maka penyidikan diberi waktu lima hari untuk klarifikasi di Panwas setempat karena sudah melewati waktu lima hari yang telah ditentukan, maka penyelidikan dihentikan oleh Gakkumdu.

Kemudian begitu Persoalan itu dibawa ke Bawaslu, maka lembaga pengawas itu juga menyatakan bahwa tidak ada bukti sehingga perkara dihentikan karena terlapornya hilang. (cah)

Kesbangpol Tuding Kinerja KPU-Bawaslu Bikin Anjlok Indeks Penanganan Konflik Reviewed by abdinews com on Juli 19, 2018 Rating: 5 BANDARLAMPUNG – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Lampung Kolonel (pur) Irwan Sihar Marpaung merasa prihatin te...

Tidak ada komentar: