Herman HN Siap Banding - Abdinews.com

728x90 AdSpace

Trending
Minggu, 15 Juli 2018

Herman HN Siap Banding

BANDARLAMPUNG- Pihak terlapor dan pelapor siap menghadapi pembacaan kesimpulan sidang pelanggaran administrasi Terstruktur, Sistematis dan Masif (TSM) Bawaslu Lampung, hari ini Senin (16/7). Namun, kubu Herman HN-Sutono sebagai pelapor 2 memastikan akan banding ke Bawaslu RI jika Bawaslu Lampung memenangkan terlapor.

Pihak pelapor 2 yakni tim kuasa hukum pasangan Herman HN - Sutono, Leinstan Nainggolan menegaskan ada banyak kesimpulan yang sudah disusun. Pihaknya akan menyampaikan uraian-uraian tentang perjalanan perkara mulai dari pengajuan bukti, keterangan saksi dan kaitannya dengan analisis yuridis yang disesuaikan dengan proses TSM.

"Langkah kedepan kalau kita kalah di Bawaslu Lampung, maka kita akan banding ke Bawaslu RI," katanya.

Sedangkan pelapor 1 tim kuasa hukum pasangan M. Ridho - Bachtiar, Ahmad Handoko memastika bahwa pihaknya akan menyampaikan kesimpulan dari proses pelanggaran administrasi. Ia juga akan melihat keputusan dari pihak Bawaslu Lampung mengenai kasus TSM tersebut, setelah itu pihaknya akan melakukan koordinasi bersama jajarannya mengenai tindak lanjutnya.

"Kita lihat dulu putusan Bawaslu Lampung seperti apa, setelah kita lihat putusannya baru kita sampaikan langkah-langkah kedepan. Kiya juga tidak mau berandai-andai," katanya.

Tim kuasa hukum Arinal – Nunik, Melisa Anggraini mengatakan pihaknya menyiapkan semua bantahan terhadap dalil-dalil yang dikenakan kepada kleinnya. Menurutnya ada banyak poin-poin bantahan yang dipersiapkan.

"Kita akan sampaikan semua bantahan terhadap dalil, bukti dan saksi-saksi terhadap pelapor, terutama mengenai hal-hal yang tidak relevan mereka sampaikan dalam laporan pokok materi," katanya, kemarin.

Sementara itu, sebanyak 1.500 personel kepolisian gabungan dari Polda Lampung dan Polres Bandar Lampung siap mengamankan pembacaan kesimpulan sidang pelanggaran administrasi terstruktur, sistematis dan masif (TSM) Bawaslu Lampung pada Pilgub Lampung hari ini, Senin (16/7).

Karoops Polda Lampung, Kombespol Yosi Hariyoso mengatakan pihak Polda bersama Polresta Bandarlampung selalu siap mengamankan proses tahapan Pilkada Lampung untuk menciptakan ketertiban dan keamanan masyarakat serta mewujudkan situasi yang kondusif.

"Pengamanan dari Polres dibackup Polda, ada sekitar 1.500 orang personil yang kita turunkan," katanya kemarin.

Ditambahkan, pihak kepolisian melakukan pengamanan di luar dan pengamanan di dalam ruangan Kantor Sentral Gakkumdu. Setiap personil mempunyai tugas masing-masing untuk mencegah situasi dan kondisi yang tidak diinginkan.

"Pengamanan untuk Komisioner Bawaslu juga kita kerahkan, jangan sampai ada apa-apa," katanya.

Terpisah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) mengajak semua pihak untuk menghormati proses hukum dan bertawakal dalam menyikapi proses sidang pelanggaran administrasi TSM Bawaslu Lampung pada Pilgub  Lampung. Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung, Prof. Marzuki Noor mengatakan bahwa pasangan calon, tim pemenangan, partai politik, masa pendukung dan masyarakat harus tawakal dalam menyikapi proses dan tahapan Pilkada Lampung yang berjalan.

"Penyelenggara pemilu juga harus berfikir yang jernih. Semua pihak juga harus sama-sama menghormati proses hukum yang sedang berjalan," katanya, kemarin.

Prof Marzuki mengatakan bahwa siapapun yang diberi amanah menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung secara resmi sesuai ketentuan hukum, maka orang tersebut merupakan pemimpin Lampung yang harus diakui oleh orang yang memilih maupun orang yang tidak memilihnya.

"Kepada KPU, Bawaslu dan Kepolisian serta masyatakat kuncinya adalah tawakal saja, semua proses hukum kita hormati. Siapapun orangnya kalau sudah ditetapkan secara resmi sesuai aturan hukum maka kita akui ialah pemimpin kita," katanya.

Hal senada disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung, Prof. Moh Mukri bahwa apapun akhir keputusan Bawaslu Lampung pasti akan memunculkan pro dan kontra, hal tersebut mengingat dari awal persoalan kasus politik uang sudah sangat menonjol.

"Biarkan mereka semua merasakan berat dan nikmatnya bermain politik. Anggap-anggap proses pendewasaan berbangsa dan bernegara. Yang terpenting adalah jangan ada bentrokan fisik. Soal tidakk puas silahkan cari saluran yang bermartabat dan elegan," kata Rektor Universitas Islam Negeri Lampung ini. (*)

Herman HN Siap Banding Reviewed by abdinews com on Juli 15, 2018 Rating: 5 BANDARLAMPUNG- Pihak terlapor dan pelapor siap menghadapi pembacaan kesimpulan sidang pelanggaran administrasi Terstruktur, Sistematis dan M...

Tidak ada komentar: