Dinkes Lampung Komit Sukseskan Imunisasi Campak - Rubella - Abdinews.com

728x90 AdSpace

Trending
Senin, 30 Juli 2018

Dinkes Lampung Komit Sukseskan Imunisasi Campak - Rubella

Bandarlampung - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung berkomitmen untuk mensukseskan imunisasi masal Campak - Rubella di Wilayah Sai Bumi Ruwa Jurai. Bahkan, lembaga dibawah kepemimpinan Reihana itu menargetkan capaian imunisasi masal tersebut mencapai 95 persen.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Bidang P2P Dinkes Lampung, Yenni Ekawati Ibrahim menyampaikan, program imunisasi tersebut merupakan pencegahan penularan penyakit campak dan rubella di masyarakat dengan cara pemberian imunisasi vaksin Measles Rubella (MR) pada anak secara massal untuk usia  9 tahun hingga kurang dari 15 tahun.

Menurutnya, tujuan khusus pelaksanaan imunisasi massal dan intoduksi MR yakni meningkatkan kekebalan masyarakat terhadap virus campak dan rubella secara cepat.

Kedua, lanjutnya, memutus transmisi virus campak dan rubella. Ketiga, menurunkan angka kesakitan campak dan rubella serta menurunkan angka Congenital Rubella Syndrome (CRS).

“Penyakit ini tidak bisa diobati, namun bisa dicegah melalui imunisasi dengan vaksin MR. selain itu, Imunisasi MR tidak memiliki efek samping dan aman diberikan kepada anak  yang sudah mendapat vaksin MMR. Vaksin MR ini juga untuk meningkatkan kekebalan masyarakat terhadap penularan penyakit campak dan rubella yang dapat menyebabkan kecacatan dan kematian,” terangnya, Senin (30/7).

Dalam mensukseskan program imunisasi tersebut, lanjut dia, Dinkes Provinsi Lampung akan menggelar imunisasi massal Campak – Rubella se-Lampung pada Agustus – September 2018 mendatang.

“Pada satu Agustus nanti, imunisasi MR akan dilakukan di sekolah se-provinsi Lampung untuk 2 juta anak, baik  PAUD,TK,SD,MI,SMP,MTs sederajat.  Kemudian pada September, imunisasi dilakukan di posyandu, polindes,poskesdes,puskesmas, puskesmas pembantu, RS dan fasilitas pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Lebih lanjut, dirinya menyampaikan bahwa vaksin MR yang digunakan mendapat rekomendasi dari WHO dan izin edar dari BPOM serta telah digunakan lebih dai 141 negara di dunia.

“MUI juga sudah mengeluarkan fatwa  nomor 4 tahun 2016 yang menyatakan bahwa imunisasi pada dasarnya dibolehkan (mubah) sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya suatu penyakit tertentu. Dalam hal ini jika seseorang tidak diimunisasi akan menyebabkan kematian, penyakit berat atau kecacatan permanen yang mengancam jiwa. Berdasarkan pertimbangan ahli yang kompeten dan dipercaya maka imunisasi hukumnya wajib,” tukasnya.

Sementara itu, Tim Komunikasi Unicef Jakarta, Rizki Ida Syafitri menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh pemberian imunisasi vaksin MR secara gratis untuk anak berusia 9 bulan hingga dibawah 15 tahun. Karena hal ini untuk memastikan setiap anak mendapat hak kesehatan.

“Kami mendukung penuh wacana dari pemerintah dengan capaian target mencapai 95 persen,” tukasnya. (Cah).

Dinkes Lampung Komit Sukseskan Imunisasi Campak - Rubella Reviewed by abdinews com on Juli 30, 2018 Rating: 5 Bandarlampung - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung berkomitmen untuk mensukseskan imunisasi masal Campak - Rubella di Wilayah Sai Bum...

Tidak ada komentar: