Kamis, 01 Maret 2018

Ketua DPRD Lampung Timur Reses di Enam Desa

Suasana reses di Lampung Timur
Lampung Timur - Ketua DPRD Lampung Timur Ali Johan Arif menggelar Reses dengan mengunjungi 6 desa. Enam desa itu di antaranya Desa Surabaya Udik, tepatnya di Balai Desa Surabaya Udik Kecamatan Sukadana.

Ali menyampaikan salah satu kewajiban sebagai anggota Dewan atau Wakil Rakyat adalah menjaring keluhan dan keinginan dari masyarakat.

Pada kesempatan itu juga ia mengatakan, jabatan seorang kepala desa (kades) merupakan jabatan politik, yang dipilih dan didukung langsung oleh masyarakat.
"Jabatan kepala desa itu sama dengan anggota dewan, jabatan politik juga, untuk mencapai apa yang menjadi tujuan, kita harus melaksanakan politik dinamis," ujar Ketua DPRD Lampung Timur dua periode itu, Kamis (01/03/2018) di sela reses.

Ali Johan Arif juga meminta kepada pimpinan desa Surabaya Udik agar bekerja dengan menggunakan perangkatnya, karena, ujarnya, dalam membina masyarakat yang tersebar di 6 dusun, bukanlah pekerjaan mudah.

"Kita juga harus upaya laksanakan pembangunan secara acak, jangan diblok pada satu tempat, buatlah merata, maka dari itu, semua perangkat desa diberikan tugasnya masing-masing, apabila itu kita lakukan, mudah-mudahan, kondisi masyarakat desa akan berjalan kondusif, bukan cuma itu, pembangunan juga pasti di rasakan masyarakat," terangnya.
Ketua DPRD Lamtim, Ali Johan Arif bersama perangkat desa berdialog bersama warga
Kepada sekitar seratus warga yang hadir di Balai Desa Surabaya Udik, Ali Johan Arif sedikit memberikan wawasan kepada masyarakat tentang kewenangan dan tugas-tugas DPRD, dimana dalam proses penganggaran APBD daerah, anggota dewan lebih nemiliki kewenangan dalam pembahasan anggaran.

"Oleh sebab itu rugi kalau kepala desa itu tidak mau mendekat dan komunikasi dengan Ketua DPRD, karena palu untuk mengesahkan anggaran ada pada saya," kata Ali Johan seraya bercanda.

Dikatakannya, kades dan DPRD atau wakil rakyat itu adalah pelayan masyarakat, sehingga wajib melayani apa yang menjadi keinginan masyarakat.

"Hidup kita ini tidak lama, dan rejeki telah ada yang mengaturnya, semoga saja kalau itu bisa kita syukuri dan pahami, maka saya yakin kita akan merasakan hidup tenang dan nyaman," tambahnya.

Dalam kesempatan itu Ali Johan Arif juga manyampaikan 3 fungsi kewajiban sebagai wakil rakyat yang harus di laksanakan, di antaranya reses ke desa-desa untuk menjaring aspirasi masyarakat.

"Ada 3 tugas dan fungsi DPRD di antaranya, (Fungsi Legislasi) membuat peraturan daerah. Fungsi anggaran, membahas serta mengesahkan anggaran APBD. Dan Fungsi sebagai pengawasan, mengawasi penggunaan anggaran yang telah dilaksanakan," ujarnya.

Ali Johan Arif menyampaikan program yang rencananya akan lebih digalakan pada tahun anggaran 2018, dengan mengedepankan program perekonomian masyarakat, meski demikian peningkatan Inprastruktur pun tetap berjalan.

"Sekarang kita kedepankan program ekonomi kerakyatan, namun Infrastruktur juga tetap akan berjalan, tahun ini anggarannya kisaran Rp 143 miliar," tegas Ali Johan Arif.

Sementara dalam sambutannya Kepala Desa Surabaya Udik, Dasuki, hanya mengucapkan rasa syukur dan terimakasihnya atas berkenannya Ketua DPRD Lampung Timur mengunjungi Desa yang baru 2 bulan dipimpinnya itu. (ADV)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: