Selasa, 27 Februari 2018

Pengajian Akbar di Jati Agung, Pemda Lampung Selatan Ajak Pilkada Damai


Suasana pengajian takbir akbar
Lampung Selatan : Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menggelar pengajian takbir akbar sekaligus silaturahmi bersama masyarakat di Desa Karang Anyar Kecamatan Jati Agung, Senin (26/02/2018).

Acara mengusung thema "Mempererat Kerukunan dan Teloransi Antar Umat Beragama Menjelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Tahun 2018", dihadiri sejumlah forkopimcam Jati Agung, tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas keagamaan.

Sekretaris Kesbangpol Lamsel Indra Sunandar mengatakan, acara tersebut merupakan salah satu bentuk silaturahmi tokoh-tokoh masyarakat dalam rangka pembinaan ideologi, wawasan kebangsaan dan politik. Kemudian, dalam menjaga situasi dan kondisi khusus di Provinsi Lampung yang akan melaksanakan Pilkada serentak pada 27 Juni 2018.

"Ya, saat ini sudah masuk tahap kampanye. Untuk itu, bapak-bapak agar tidak memasang Alat Peraga Kampaye di rumah, tempat ibadah, puskemas dan sekolahan, ini dikarenakan pesangan APK sudah ditentukan atau diatur oleh KPU," ujar Indra Sunandar.

Sambungnya, Pilkada merupakan pesta demokrasi bukan pemecah belah masyarakat. Maka dari itu, saat berlangsungnya pesta demokrasi agar tidak berselisih paham.

"Pesta demokrasi, jangan sampai menimbulkan perselisihan. Pesta demokrasi bukan untuk memperpecah belah, namun mempersatukan kita semua. Kita sukseskan Pilkada serentak, sampai pemilu 2019 Pileg dan Pilpres," kata dia.

Kapolsek Jati Agung Lukman Hakim mengatakan, mempererat kerukunan dan teroransi menjelang Pilgub Lampung. Oleh karenanya, jika terjadi permasalahan di wilayah Jati Agung, sesegera mungkin pihak aparat.

"Apalagi, saat-saat ini banyak permasalah seperti masalah agama terjadi diwilayah kita seperti kelompok Radikalisme. Hal itu, bisa berdampak pada sukses dan lancarnya pilkada maupun pemilu. Saya juga berharap bapak dan ibu-ibu dapat menggunakan hak pilihnya, namun perbedaan pendapat tidak dipermasalahkan," kata dia.

Di lain sisi, Ustad Abdul Azis Atarmasy pimpimpin Ponpes Bahrul Ulum Desa Marga Kaya Kecamatan Jati Agung mengemukakan, Pilkada serentak jangan sampai menyebabkan perpecahan.

"Maka kita harus memahami 4 Pilar Kebangsaan seperti pilar pertama Pancasila dengan tegak dan kokohnya berdirinya negara dan bangsa Indonesia, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika," ucapnya. (eko)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: