Kamis, 08 Februari 2018

HPN 2018, Wagub Padang: Hoax Dilarang Agama


Suasana peringatan HPN
Padang - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit  mengatakan, berita hoax adalah fitnah yang semakin banyak terjadi belakangan ini.

“Hoax adalah kabar bohong yang dilarang dalam ajaran agama apapun,” kata dia saat memberi sambutan di Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dengan tema ‘Konvensi Nasional Media Massa: Iklim Bermedia dan Seimbang, Mempertahankan Eksistensi Media Massa Nasional Dalam Lanskap Informasi Global’ di Hotel Grand Inna Padang, Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (08/02/2018).

Pers kata dia, harus bisa tumbuh dan berkembang dengan sehat dan peran pers sangat besar dalam pembangunan karakter bangsa.

“Pers itu harus sehat, pers yang menyejukkan dan pers yang membangun, itulah yang harus kita lakukan,” terang Nasrul.

Lebih lanjut Nasrul memaparkan, tugas jurnalis menyampaikan kebenaran dan menyingkirkan berita hoax.

“Jelang pilkada banyak medsos berlebel media menyebarkan hoax. Ini problem, berita hoax ajarkan kebencian,” ujarnya.

Sementara Ketua Dewan Pers, Josep Adi Prasetyo menyatakan, media tidak ada sensor dan tidak ada hukum yang mengekang kebebasan pers. Oleh karena itu, Undang-Undang mempersilakan kita untuk membetulkan organisasi pers, salah satunya memenuhi syarat sertifikasi Dewan Pers.

“Indonesia merupakan pemilik media terbanyak. Ada 47.000 media saat ini, padahal hanya 331 media cetak 2015. Jumlah media online pun kini mencapai 5.000, dan khusus di Sumbar ada 70 media online,” jelasnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani saat memebrikan keterangan pada media di sela HPN Padang
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengucapkan selamat Hari Pers Nasional kepada para jurnalis. Sri pun meminta para pelaku pers bermedia yang sehat dan berimbang, dab Pers merupakan pendukung kemerdekaan Indonesia.

“Pascamerdeka, pers juga sebagai alat komunikasi pemerintah ke masyarakat. Pemerintah membutuhkan partner dalam mengambil keputusan, sikap, dan aturan  dalam mengambil kebijakan pembangunan pemerintah,” ujarnya.

HPN merupakan kegiatan tahunan diselenggarakan masyarakat pers nasional yang terdiri dari Dewan Pers, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Serikat Penerbit Surat Kabar (SPS), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI), Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI), Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI), dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). (Bams)






SHARE THIS

Author:

0 komentar: